Pelajar di Jember Jadi Korban Pengeroyokan Gegara Saling Ejek di Media Sosial

Salah satu pelaku yang sedang menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian, di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Jember (Foto: Fadli/Jurnalbangsa).
Salah satu pelaku yang sedang menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian, di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Jember (Foto: Fadli/Jurnalbangsa).

Jurnalbangsa.com, Jember – Seorang pelajar di Kabupaten Jember, berinisial MEA (17) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh pelajar lain, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.

Menanggapi beredarnya kabar tersebut, Kanit PPA (Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto, menjelaskan bahwa kejadian pengeroyokan berawal dari saling ejek antar klub suporter futsal pelajar, ketika melakukan siaran langsung di media sosial Tiktok.

“Terjadi saling ejek di media sosial antara kedua belah pihak antara kelompok satu dan dua, yang berujung terjadinya penganiayaan atau pengeroyokan di daerah Patrang,” kata Alfan, saat ditemui di Kantor PPA Satreskrim Polres Jember, pada Senin (27/7/2026).

Aksi pengeroyokan tersebut tepatnya berada di lingkungan barat Rumah Sakit dr. Soebandi, Patrang, Jember.

Kata Alfan, setelah terjadi pengeroyokan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit dr. Soebandi.

“Kejadian pada hari Sabtu dini hari dan korban informasinya sudah pulang Sabtu malam Minggu, tengah malam sudah bisa diperbolehkan untuk pulang,” tuturnya.

Sementara itu untuk 2 korban lainnya telah berhasil melarikan diri dari kejadian pengeroyokan.

Lebih lanjut, Alfan menyampaikan kini pihak Polres Jember sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan korban pengeroyokan tersebut.

“Korban informasinya masih di bawah umur dan saat ini masih kita lakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan korban,” ujarnya.

Adapun untuk pelaku yang telah diamankan oleh pihak kepolisian sebanyak 5 pelajar.

“Untuk sementara yang berhasil diamankan lima orang, yang masih kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi,” tuturnya.

Pihak kepolisian hingga kini, masih melakukan pendalaman pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Jember, terhadap semua pihak yang terlibat dalam video pengeroyokan tersebut.

Pos terkait