Jurnalbangsa.com, Jember – Sekelompok pemuda diduga gangster melakukan perusakan di salah satu kios milik warga Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Jember.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu 22 April 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.
Yundari salah satu korban yang dirusak kiosnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Jember.
Dia baru mengetahui kejadian tersebut ketika dibangunkan anaknya saat tidur.
“Sekitar jam 02.00 saya di bangunkan, katanya kios dirusak orang,” kata dia, pada Kamis (23/4/2026).
Menurut Yundari, bahwa kiosnya mengalami kerusakan di bagian depan dan samping setelah ditendang para pelaku.
“Sebelah timur sama depan ditendang sampai jebol,” kata dia.
Dia menyebut para pelaku tersebut berjumlah lebih dari 15 orang.
Sementara itu, Saksi mata bernama Maulana Ishaq mengatakan bahwa segerombolan pelaku datang secara tiba-tiba di lingkungan warga setempat.
“Tiba-tiba ada rombongan dari arah barat ke timur,” ujarnya.
Ishaq menuturkan bahwa semula sekelompok pemuda yang diduga gangster itu berkumpul di sekitar kios dan kemudian melakukan perusakan.
“Begitu lihat anak-anak berkumpul, mereka langsung menyerang kios,” kata Ishaq.
Dia menduga aksi brutal itu sebelumnya memang sudah direncanakan.
“Mereka seperti sengaja cari masalah, bawa sajam dan petasan,” katanya.
Ishaq menyebut para pelaku bukan warga setempat. Hal itu, dia ketahui dengan mengamati cara mereka berjalan.
“Sepertinya bukan orang sini, mungkin dari luar kecamatan,” tuturnya.
Merespon adanya laporan kejadian tersebut, Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto, menyampaikan pihak kepolisian kini sedang melakukan langkah awal penanganan.
Kata dia, pihak kepolisan telah mendatangi tempat kejadian tersebut.
“Anggota (polisi) sudah ke TKP, dan laporan masih dalam proses. Selanjutnya kami akan periksa saksi dan lakukan olah TKP,” tegasnya.











