Jurnalbangsa.com, Jember – Festival Kopi, Tembakau, dan UMKM Jatim resmi digelar di Alun-alun Jember, pada Jum’at (15/5/2026).
Festival tersebut berlangsung selama tiga hari yaitu mulai tanggal 15 hingga 17 Mei 2026.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, turut hadir dalam acara dan sekaligus membuka festival.
Menurut dia, antara kopi, tembakau, dan UMKM merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat.
“Banyak ide dan gagasan besar lahir dari kopi, tembakau, dan warung,” kata Fauzi.
Fauzi mengatakan bahwa ketiga unsur tersebut sudah dari dulu telah menemani masyarakat saat berkumpul untuk berdiskusi hingga membakar semangat gotong royong.
“Kopi dan tembakau menjadi embrio dari berbagai kerja kebangsaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata dia, Pemkab Jember mendukung penuh dengan digelarnya festival.
Sebab, kata Fauzi adanya festival mampu menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi lokal masyarakat.
“Festival seperti ini harus terus dikembangkan agar UMKM semakin tumbuh,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo, selaku penyelenggara kegiatan, menyampaikan bahwa dipilihnya lokasi festival di Alun-alun Jember agar mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Kami sengaja menggelarnya di alun-alun, agar semua lapisan masyarakat bisa menikmati,” kata Heru.
Dalam festival tersebut, ada sebanyak 40 stan UMKM yang bisa digunakan oleh pelaku usaha secara gratis.
“Semua stand UMKM gratis, kecuali yang digunakan dinas dari provinsi maupun kabupaten,” tegasnya.












