Anggaran Dana Festival Pegon di Ambulu Jember Dibantu Kades Gegara Usai Terpotong jadi Rp 7 Juta

Para peserta Festival Pegon dan warga Desa Sumberejo serta pengunjung, saat mengikuti tasyakuran di bawah pohon cemara tepi pantai Watu Ulo (Foto: Fadli/Jurnalbangsa).
Para peserta Festival Pegon dan warga Desa Sumberejo serta pengunjung, saat mengikuti tasyakuran di bawah pohon cemara tepi pantai Watu Ulo (Foto: Fadli/Jurnalbangsa).

Jember, Jurnalbangsa.com – Anggaran dana Festival Pegon yang diselenggarakan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, setiap Hari Raya Ketupat terpotong menjadi Rp 7 juta.

Ketua Paguyuban Pelestari Pegon Jember Selatan, Syamsul Arifin, mengaku bahwa anggaran dana yang didapat dari Dinas Pariwisata Jember tidak sesuai dengan yang dianggarkan.

“Kita itu sudah dianggarkan sebesar Rp 200 juta. Mungkin ada sesuatu hal yang saya kurang pahami dan tidak tahu kepastiannya. Saya sendiri menerima Rp 7 juta,” kata dia saat ditemui di lokasi acara Festival Pegon, pada Sabtu, (28/3/2026).

Menurutnya, salah satu alokasi anggaran dana tersebut untuk sound system dan kesenian reog.

Meskipun demikian, Arifin mengatakan bahwa dirinya telah menerima bantuan dana dari Kepala Desa Sumberejo.

“Alhamdulillah, saya di sini dapat bantuan dari bapak Kepala Desa Sumberejo dan Ibu Enis Kartika yang telah membantu saya dalam segi keuangan,” kata dia.

Walaupun anggaran dana terpotong, salah satu peserta Festival Pegon dari Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, David, mengungkapkan alasannya tetap mengikuti Festival Pegon.

“Supaya tidak punah,” kata dia, saat ditemui di parkiran pegonnya.

David mengikuti Festival Pegon sejak tahun 2022. Ia mengatakan bahwa di tahun ini, tidak semeriah tahun sebelummya.

“Kalau tahun ini tidak ada hadiahnya. Jadi sedikit yang ikut. Biasanya ada hadiahnya. Ada domba, kadang itu uang,” ujarnya.

Pos terkait