Perry Warjiyo Kukuhkan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala BI Jember

Prosesi pengukuhan Kepala KPwBI Jember, Senin (5/1/2026). (Foto: Istimewa)
Prosesi pengukuhan Kepala KPwBI Jember, Senin (5/1/2026). (Foto: Istimewa)

Jurnalbangsa.com, Jember — Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengukuhkan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember di Kantor BI Jember, Senin (5/1/2026).

Iqbal Reza Nugraha melanjutkan kepemimpinan Gunawan untuk mengawal stabilitas ekonomi wilayah kerja BI Jember yang meliputi se-eks Karesidenan Besuki dan Lumajang atau Sekarkijang.

Prosesi pengukuhan dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Charles Meikyansah dan Amin, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait, serta para bupati dari wilayah kerja KPwBI Jember.

Kehadiran para kepala daerah tersebut memperlihatkan kerja bersama antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam agenda ekonomi regional.

GusFawait dalam sambutannya memaparkan kondisi ekonomi Jember sepanjang 2025.

Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,83 persen pada Triwulan III, dengan inflasi berada di angka 2,44 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

Ia juga mengulas peran BI Jember melalui 108 kali Operasi Pasar Murah, pemanfaatan QRIS, serta dukungan terhadap penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC).

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gunawan atas dedikasinya dan siap berkolaborasi menghadirkan inovasi baru bersama Bapak Iqbal,” ujar Muhammad Fawait.

Sementara itu, Perry Warjiyo, menyampaikan arah kebijakan BI sebagai strategic advisor pemerintah daerah melalui lima area sinergi, yaitu pengendalian harga dan ketahanan pangan, dorongan pertumbuhan ekonomi, ekonomi kerakyatan, digitalisasi, serta memastikan uang berkualitas.

Selain itu, Bank Indonesia mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui inisiatif PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) untuk memperluas akses pembiayaan UMKM, mendukung kemandirian ekonomi pondok pesantren, serta sektor produktif lainnya.

BI Jember juga diarahkan mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dan BI-FAST serta mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah daerah guna mengoptimalkan penerimaan daerah.

“Saya meminta Pak Iqbal untuk segera memperkuat kolaborasi di Sekarkijang, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui sinergi TPIP dan TPID agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegas Perry Warjiyo.

Pos terkait