Direktur Pengadaan Bulog RI Apresiasi Lonjakan Serapan Gabah Petani di Jember

Bupati Jember memberikan cinderamata kepada Direktur Pengadaan Bulog RI. (Foto: Istimewa)
Bupati Jember memberikan cinderamata kepada Direktur Pengadaan Bulog RI. (Foto: Istimewa)

JEMBER — Realisasi penyerapan gabah di Kabupaten Jember tercatat melampaui target tahunan setelah Perum Bulog Kantor Cabang Jember mengamankan 183.020 ton gabah dari petani lokal.

Angka tersebut setara dengan 93.615 ton beras, atau mencapai 110,25 persen dari target awal sebesar 84.908 ton setara beras.

Peta capaian stok pangan daerah ini dipaparkan langsung oleh Direktur Pengadaan Perum Bulog RI, Prihasto Setyanto, saat beraudiensi dengan Bupati Jember Muhammad Fawait di Jember, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan dua pihak ini mengevaluasi kelancaran rantai pasok usai musim panen serta strategi penstabilan harga di tingkat eceran.

Direktur Pengadaan Bulog RI Prihasto Setyanto menilai, tingginya volume gabah yang terserap ke gudang Bulog menjadi indikator kuat berjalannya sinergi lintas sektor di daerah.

“Capaian ini menjadi bukti sinergi yang baik antara Bulog, Pemerintah Kabupaten Jember, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan,” kata Prihasto.

Masuknya pasokan gabah skala besar ini sekaligus berfungsi memagari harga di tingkat produsen agar tetap berada pada level aman dan tidak melorot jatuh pascamusim panen raya.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa keterlibatan aktif Bulog memberi jaminan pasar yang sangat dibutuhkan oleh para petani lokal.

“Kami berkomitmen terus memperkuat koordinasi bersama Bulog untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tutur Gus Fawait.

Dengan amannya cadangan beras hasil serapan panen ini, Bulog dan Pemkab Jember memproyeksikan penguatan distribusi guna mengantisipasi dinamika harga pangan di wilayah Jawa Timur.

Penulis: Zainul Hasan
Editor: Supriadi

Pos terkait