Pengamat UMKM Jember Ingatkan Gus Fawait soal Program Bantuan Jika Maju Pilgub Jatim 2029

Pengamat Bisnis dan UMKM Jember, sekaligus Dosen Administrasi Bisnis STIA Pembangunan Jember, Alifian Rizzalul Ahmad
Pengamat Bisnis dan UMKM Jember, sekaligus Dosen Administrasi Bisnis STIA Pembangunan Jember, Alifian Rizzalul Ahmad. (Foto: Sigit).

Jurnalbangsa.com, Jember – Mencuatnya informasi terkait Petahana Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait) yang diproyeksikan akan maju dalam kontestasi politik di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2029 telah memantik respons dari kalangan pebisnis dan pengamat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satunya, Pengamat Bisnis dan UMKM Jember, sekaligus Dosen Administrasi Bisnis STIA Pembangunan Jember, Alifian Rizzalul Ahmad, menyampaikan apresiasi atas beredarnya kabar rencana Gus Fawait yang akan daftar, sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur.

Dia berkata bahwa selama ini, beberapa Progam UMKM yang direalisasikan oleh Gus Fawait di Jember dinilai sudah bagus.

Meskipun demikian, Fian mengingatkan apabila dari sejumlah program tersebut, tidak sepenuhnya bisa diterapkan dalam skala Jawa Timur.

“Mungkin saja ada yang bisa diterapkan untuk Jawa Timur, namun tidak semuanya bisa,” kata Fian, saat ditemui pada Senin, (21/9/2026).

Menurutnya, alasan itu karena secara data dari Kementerian UMKM RI, ada sekitar 4,5 juta sekian jumlah UMKM yang ada di Jawa Timur, dengan didominasi oleh usaha mikro.

“Jadi seperti sektor makanan, jasa dan mereka juga yang memiliki 99 persen menyerap tenaga kerja. Sehingga, ini perlu diperhatikan oleh Gus Bupati, jika memang serius mau mencalonkan diri menjadi gubernur,” tuturnya.

Oleh karena itu, Fian menyarankan agar ada persiapan program yang kemungkinan bisa diduplikasi dari Kabupaten Jember, tetapi di sisi lain juga memunculkan program baru.

Fian mencontohkan salah satu program bantuan UMKM di Jember, yang tidak bisa diterapkan pada seluruh kabupaten di Jawa Timur, meskipun itu dibutuhkan oleh masyarakat.

“Jadi misalnya tidak semua di Jawa Timur, UMKM itu mungkin bisa diberi bantuan seperti Mlijo Cinta (gerobak jualan sayur),” tuturnya.

Lebih lanjut, Fian memberi tawaran rekomendasi terkait program UMKM yang kemungkinan bisa dilakukan oleh Gus Fawait, apabila mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Timur.

“Nah, mungkin program-program baru, misalnya pelatihan AI (Artificial Intelligence) untuk UMKM, kemudian digitalisasi, bantuan pinjaman untuk UMKM, itu bisa jadi fokus Gus Bupati, jika nantinya mau mengambil ceruk suara dari UMKM yang ada di Jawa Timur,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan pesan agar kembali mengecek validitas data jumlah UMKM di Jawa Timur, apabila akan memberi program bantuan pada pelaku usaha.

Hal itu, menurutnya karena masih banyak pelaku usaha mikro yang masih enggan untuk mengurus izin berusaha.

“Sehingga bisa jadi jauh lebih banyak lagi jumlah UMKM yang ada di Jawa Timur dan itu harus dipetakan. Mana yang masih pas untuk dikasih program seperti Milijo Cinta, mana yang harus mendapatkan program lain,” tegasnya.***

Pos terkait