Workshop UIN KHAS Jember Tekankan Pelayanan Profesional, AI Jadi Pendukung Administrasi Kampus

JEMBER – UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember memperkuat kualitas layanan administrasi melalui Workshop Penguatan Kesekretariatan dan Keprotokoleran 2026 di Hotel Royal Jember.

Agenda dua hari itu berlangsung pada 12–13 Mei 2026 dengan mengangkat tema integrasi kecerdasan buatan untuk pelayanan kampus yang efektif dan adaptif.

Puluhan peserta dari unsur tenaga kependidikan, sekretariat, dosen, hingga protokoler mengikuti kegiatan yang dibuka langsung Rektor Prof. Hepni.

Dalam sambutannya, Prof. Hepni menilai pelayanan menjadi wajah utama lembaga pendidikan di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat.

“Orang datang ke kampus bukan hanya membutuhkan jawaban administratif, tetapi juga solusi yang jelas dan cepat,” ujar Prof. Hepni.

Ia meminta seluruh petugas pelayanan menghindari kebiasaan saling melempar tanggung jawab ketika menghadapi persoalan dari masyarakat maupun tamu kampus.

“Kesekretariatan harus menjadi tempat penyelesaian masalah, bukan justru menambah persoalan baru,” katanya.

Menurutnya, tata kelola protokoler juga harus tertib agar agenda pimpinan berjalan terukur dan tidak menimbulkan benturan jadwal kegiatan.

“Koordinasi yang rapi menentukan lancarnya seluruh kegiatan institusi,” ucapnya.

Prof. Hepni turut menyoroti pentingnya etika komunikasi, penampilan, dan kemampuan bahasa asing bagi petugas protokoler sebagai representasi kampus.

“Kesan pertama terhadap institusi lahir dari pelayanan awal yang diterima tamu,” tegasnya.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber, seperti Dr. Nawawi yang membahas pemanfaatan AI dalam pelayanan administrasi modern.

Selain itu, Ahmad Rofik memaparkan siklus keprotokolan, sedangkan Wiwin Riza Kurnia mengulas teknik menjadi MC formal profesional.

Melalui pelatihan tersebut, UIN KHAS Jember berharap kualitas pelayanan kampus semakin modern, responsif, dan mampu bersaing hingga level internasional.

Penulis: Fadli
Editor: Abdu Syakur

Pos terkait