UIN KHAS Jember Beri Penghargaan Empat Wisudawan, Ada Peraih IPK 4,00

JEMBER – Empat lulusan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mendapat penghargaan khusus dalam Wisuda Sarjana ke-78, Magister ke-59, dan Doktor ke-35, Selasa (7/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang menonjol dalam pencapaian akademik maupun kemampuan menghafal Al-Qur’an hingga 30 juz.

Salah satu penerimanya adalah Muhammad Bahy Naufal dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Lulusan magister ini meraih IPK sempurna 4,00.

Ia menuntaskan pendidikan hanya dalam waktu satu tahun tiga bulan, sebuah pencapaian yang mengantarkannya menjadi wisudawan terbaik jenjang magister.

Di jenjang doktor, predikat lulusan terbaik diraih Siti Maisaroh, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Ia mencatatkan IPK 3,92 setelah menyelesaikan studi selama dua tahun tiga bulan.

Sementara itu, penghargaan wisudawan terbaik program sarjana diberikan kepada Lutfiatus Sholehah dari Program Studi Akuntansi Syariah. Ia berhasil meraih IPK 3,88 dalam masa studi tiga tahun tiga bulan.

Penghargaan lainnya diterima Siti Fatimatul Hasanah, mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora. Perempuan asal Jember tersebut dinobatkan sebagai wisudawan tahfidz.

Gelar itu diraihnya setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 juz hingga menuntaskan pendidikan di UIN KHAS Jember.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda. Momentum tersebut menjadi bentuk pengakuan kampus terhadap capaian mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Pelaksana Tugas Rektor UIN KHAS Jember sekaligus Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menekankan pentingnya menjaga prestasi sekaligus nilai keagamaan.

“Prestasi akademik adalah ikhtiar yang harus terus dijaga, sementara nilai-nilai Al-Qur’an menjadi fondasi moral dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sahiron, penghargaan tidak semestinya berhenti sebagai pengakuan atas keberhasilan selama kuliah. Apresiasi tersebut juga diharapkan mendorong lulusan untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Penghargaan yang diberikan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi agar para lulusan terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui penghargaan tersebut, UIN KHAS Jember menegaskan upayanya membentuk lulusan yang memiliki kemampuan akademik, integritas, kompetensi, serta karakter religius.

Kampus juga berharap pencapaian keempat wisudawan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait