Jurnalbangsa.com, Jember – Seorang pemuda berasal dari dusun Krajan, Kecamatan Sukorambi, Jember bernama Rahmat Adinata (23) ditemukan tewas tenggelam di aliran Dam Mayit Sungai Talang, Dusun Babatan, Kecamatan Jenggawah, pada Minggu (24/5/2026) kemarin hari.
Kapolsek Jenggawah, Iptu Andy Ferry Christian, membenarkan peristiwa tersebut bahwa korban diduga tewas saat mandi di sungai yang sebelumnya hendak memancing, saat pukul 15.30 WIB sore hari.
“Korban bersama beberapa rekannya berada di lokasi untuk beristirahat dan hendak memancing. Korban kemudian turun ke sungai untuk mandi, namun diduga terseret arus dan tenggelam,” tutur Ferry, saat dikonfirmasi pada Senin (25/5/2026).
Menurut Ferry, saat diketahui tenggelam, 2 teman korban sempat berusaha menolongnya, meskipun akhirnya juga ikut terseret arus, namun keduanya berhasil menyelamatkan diri.
Dari lokasi kejadian hingga ditemukan korban kurang lebih berjarak 1 kilometer.
Saat mengetahui peristiwa tersebut, kata Ferry, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi bersama petugas pengairan dan irigasi di wilayah setempat.
Korban ditemukan sekitar pukul 17:00 WIB, dalam kondisi meninggal dunia tersangkut di ranting di daerah Kedung Mayomas, dan selanjutnya dilakukan evakuasi ke UPTD Puskesmas Jenggawah.
“Dari hasil pemeriksaan awal tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tuturnya.
Kata Ferry, dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam di sungai tersebut.
Lebih lanjut, Ferry menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima peristiwa itu sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi.
Ferry mengatakan bahwa pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah sesuai prosedur, di antaranya, olah TKP, meminta keterangan saksi, dan koordinasi dengan tenaga medis, serta Unit Inafis Satreskrim Polres Jember.
Selain itu, Ferry juga mengimbau kepada masyarakat setempat, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, dam atau lokasi dengan arus deras.
“Hindari mandi atau berenang di lokasi berbahaya, apalagi dalam kondisi tidak prima,” tegasnya.












