JEMBER – Sebanyak 815 orang mengunjungi stan Pascasarjana UIN KHAS Jember dalam Indonesia Postgraduate and Research Expo (IPRE) 2026 di Jakarta.
Capaian tersebut menjadi modal bagi kampus untuk memperluas jangkauan promosi pendidikan, penelitian, dan beasiswa menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2027.
Pameran pendidikan itu digelar selama tiga hari, 23–25 September 2026, di Balai Kartini, Jakarta, dengan menghadirkan informasi mengenai pendidikan pascasarjana.
Pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal pilihan studi, program akademik, pengembangan riset, hingga peluang memperoleh bantuan pembiayaan pendidikan.
Ketua Tim Pascasarjana UIN KHAS Jember, Dr. Depict Pristine Adi, mengapresiasi respons masyarakat yang datang selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah, antusiasme pengunjung sangat tinggi. Angka 815 sudah merupakan pencapaian yang luar biasa, meskipun harapannya bisa lebih dari itu,” ungkap Depict.
Menurutnya, jumlah kunjungan itu menjadi dorongan bagi Pascasarjana untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pendidikan tinggi.
Stan kampus juga menjadi sarana untuk mengenalkan skema perkuliahan reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kepada calon mahasiswa.
Melalui layanan informasi tersebut, pengunjung dapat mengetahui pilihan pendidikan yang tersedia sekaligus mengenali peluang pengembangan kompetensi akademik.
Informasi mengenai penelitian dan beasiswa turut diperkenalkan agar masyarakat memiliki gambaran lebih lengkap sebelum menentukan rencana studi lanjutan.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember menilai keikutsertaan dalam expo pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pengenalan program studi.
“Keikutsertaan dalam expo ini bukan hanya tentang memperkenalkan program studi, tetapi juga membuka ruang jejaring dan kolaborasi akademik,” katanya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi kesempatan untuk membangun hubungan dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami ingin Pascasarjana UIN KHAS Jember semakin dikenal sebagai ruang pendidikan dan riset yang berkeadaban, memberikan dampak, serta memiliki jejaring yang lebih luas,” ujarnya.
Komitmen tersebut selaras dengan tagline Pascasarjana UIN KHAS Jember, yakni “Berkeadaban, Berdampak, Mendunia”, yang menjadi arah pengembangan institusi.
Respons pengunjung selama IPRE 2026 juga menjadi bahan evaluasi untuk menyusun strategi promosi yang lebih luas dan meningkatkan kemudahan memperoleh informasi.
“Kami akan terus meningkatkan jangkauan promosi dan akses informasi mengenai pendidikan, penelitian, serta beasiswa,” kata Dr. Depict.
Hasil partisipasi dalam expo tersebut selanjutnya diharapkan membantu Pascasarjana menjangkau calon mahasiswa dari berbagai daerah menjelang pembukaan PMB 2027.
“Partisipasi ini menjadi momentum untuk memperkenalkan arah pengembangan Pascasarjana sekaligus memperkuat jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang belum sempat mengunjungi stan di Jakarta, informasi tetap dapat diakses melalui situs web dan media sosial resmi Pascasarjana UIN KHAS Jember.
Berbagai informasi yang tersedia meliputi program studi, penerimaan mahasiswa baru, beasiswa, kegiatan akademik, serta agenda penelitian yang dikembangkan Pascasarjana.












