JEMBER – Prestasi membanggakan kembali diraih Pagar Nusa UIN KHAS Jember. Organisasi yang belum genap setahun berdiri itu sukses membawa pulang medali dari kejuaraan bela diri tingkat Jawa Timur.
Medali perunggu dipersembahkan Moh Supriady Ali Sahbana atau Kang Ali pada Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang berlangsung di Gelora Pancasila, 30 April-3 Mei.
Ajang tersebut mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sejumlah peserta berasal dari kalangan TNI, Brimob, hingga atlet Puslatda Jawa Timur.
Keberhasilan itu menjadi pencapaian istimewa. Pasalnya, Pagar Nusa UIN KHAS Jember baru berdiri sekitar delapan bulan, tetapi sudah mampu bersaing di level provinsi.
Kang Ali tampil mewakili Kabupaten Jember pada kelas Senior Standfight 56,7 kilogram putra. Penampilannya konsisten sejak babak penyisihan hingga berhasil menembus semifinal.
“Juara tiga bukanlah kemenangan, tapi tambahan. Pemenang sejati adalah juara satu,” kata Kang Ali usai pertandingan.
Perjalanan Kang Ali terhenti di semifinal setelah menghadapi atlet Puslatda Jawa Timur yang akhirnya keluar sebagai juara pertama. Meski demikian, ia tetap memastikan medali perunggu untuk Jember.
“Saya bersyukur bisa menyumbangkan medali untuk Jember. Dari pertandingan ini saya belajar masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” ujarnya.
Di luar arena, Kang Ali merupakan mahasiswa semester delapan Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember. Ia juga aktif membina anggota muda sebagai kepala kepelatihan.
“Saya berterima kasih kepada keluarga besar Pagar Nusa UIN KHAS Jember atas dukungannya. Insyaallah saya akan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya,” ucapnya.
Kang Ali juga membagikan pesan kepada atlet muda yang dibinanya. Menurutnya, mental menjadi modal utama sebelum berbicara soal teknik bertanding.
“Kalau ingin menjadi juara, hal pertama yang harus dibentuk adalah mental. Jangan ragu menyerang, jangan takut jatuh atau terkena pukulan. Fokus pada kemampuan diri sendiri,” pesannya.
Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih khas gaya Kompas.com, DetikJatim, atau TribunJatim dengan lead yang lebih kuat dan lebih berorientasi SEO.












