Plt Rektor UIN KHAS Jember Fokus Kawal Program Kampus dan Percepatan Pemilihan Rektor Definitif

JEMBER – Kepemimpinan sementara di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember diarahkan untuk menjaga stabilitas institusi sekaligus mempercepat pergantian kepemimpinan definitif.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menetapkan tiga agenda utama selama menjalankan tugasnya.

Prioritas tersebut mencakup keberlanjutan program strategis, percepatan penjaringan rektor definitif, serta penguatan tata kelola universitas yang profesional dan akuntabel.

Sahiron menyampaikan komitmen itu ketika memberikan pembinaan dalam kegiatan Akselerasi Pendidikan Islam Unggul dan Inklusif di Kediri, 2–3 Juli 2026.

Selain memimpin sementara UIN KHAS Jember, Sahiron juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI.

Ia menegaskan, masa transisi kepemimpinan tidak seharusnya mengganggu agenda pengembangan kampus yang telah disusun sebelumnya.

“Saya hadir bukan untuk mengubah arah kebijakan yang sudah ditetapkan, tetapi untuk memastikan seluruh program yang telah dicanangkan dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat bagi kemajuan UIN KHAS Jember,” tegas Sahiron.

Dalam menjalankan tugasnya, Sahiron menjelaskan bahwa ruang gerak Plt Rektor tetap dibatasi ketentuan perundang-undangan.

Ia tidak memiliki kewenangan untuk merevisi anggaran maupun melantik pejabat baru di lingkungan universitas selama masa penugasan tersebut.

Karena itu, kepemimpinan sementara akan difokuskan pada kelancaran administrasi, kesinambungan program, dan kesiapan institusi menghadapi pergantian rektor.

Sahiron juga mendorong dosen yang memenuhi persyaratan agar segera berpartisipasi dalam proses penjaringan calon rektor definitif.

“Semakin cepat proses penjaringan dilakukan, semakin cepat pula UIN KHAS Jember memiliki rektor definitif yang akan melanjutkan pembangunan dan pengembangan institusi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk menjaga pelaksanaan program tetap sesuai sasaran, koordinasi dengan jajaran pimpinan kampus akan ditingkatkan melalui rapat berkala.

Forum tersebut melibatkan para wakil rektor, kepala biro, dekan, hingga direktur pascasarjana guna mengevaluasi capaian dan mencari solusi atas berbagai hambatan.

Sahiron turut menyoroti realisasi anggaran universitas yang masih berada di kisaran 35 persen. Seluruh unit kerja diminta mempercepat pelaksanaan kegiatan tanpa mengabaikan aturan.

Penyerapan anggaran, menurutnya, harus dilakukan secara efektif dan efisien agar target kinerja institusi dapat tercapai dengan optimal.

Ia juga membagikan pengalaman saat menjabat Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai bahan pembelajaran pengelolaan kampus.

“Konsistensi, transparansi, dan kolaborasi menjadi kunci dalam membangun tata kelola keuangan yang sehat serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” menjadi pesan yang ditekankan dalam arahannya.

Sahiron berharap seluruh sivitas akademika tetap menjaga kekompakan selama masa peralihan kepemimpinan. Dengan begitu, program strategis dapat terus berjalan dan rektor definitif segera terpilih untuk membawa UIN KHAS Jember semakin maju serta berdaya saing.

Penulis: Abdus Syakur
Editor: Redaksi

Pos terkait