Seberapa Parah Utang Tersembunyi Indonesia pada China?

  • Whatsapp

Jakarta, Jurnalbangsa.com – Utang tersembunyi pemerintah Indonesia ke China yang kemudian muncul ke permukaan, menjadi buah bibir media nasional dan internasional sejak beberapa waktu belakangan.

Salah satu media, Asia Times pada tanggal 18 Oktober lalu mempublikasikan artikel yang menyoroti soal isu tersebut dengan judul “Hidden China debts come to the fore in Indonesia”.

Read More

Pada artikel tersebut dijelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah “dipaksa” untuk memasukkan anggaran negara demi membayar pembengkakan biaya pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang jalankan dengan China. Proyek ini kerap dirundung oleh penundaan konstruksi dan masalah pembebasan lahan.

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini diluncurkan pada tahun 2015, tepatnya pada tahun kedua masa kepresidenan Presiden Joko Widodo.

Nilai anggaran proyek kereta cepat sepanjang 143 kilometer itu mengalami pembengkakan dari semula 6,07 miliar dolar AS menjadi lebih dari 8 miliar dolar AS. Selain itu tenggat waktu penyelesaian pun mengalami kemunduran menjadi akhir 2022 mendatang.

Proyek ini didanai oleh pinjaman dari China senilai 4,5 miliar dolar AS dan berada di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalan Beijing (BRI).

Namun di balik itu, menurut laporan rinci baru yang dirilis oleh unit penelitian AidData di William & Mary College Virginia, proyek ini telah meninggalkan Indonesia dan banyak negara lain dibebani dengan utang yang menggunung dan sering tidak dilaporkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *