Faisal Assegaf: Jika PBNU Mau Keluar dari Watak Kerdil, Maka Harus Dipimpin Oleh Tokoh PKS

  • Whatsapp

Jakarta, Jurnalbangsa.com – Aktivis Faisal Assegaf menyarankan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menggantikan Said Aqil Siradj sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) di Muktamar ke-34 di Lampung pada Desember 2021 mendatang.

Faisal Assegaf menilai, PBNU harus melakukan pembaharuan dengan memunculkan tokoh-tokoh baru yang berasal dari luar.

“Begini, kalau mau PBNU lepas dari watak kerdil, idealnya dipimpin seperti tokoh PKS pak Nur Wahid, toh beliau juga ulama NU. Ya setidaknya menyegarkan dan bukti NU punya komitmen ukhuwah dan kebhinekaan,” ujarnya di akun Twitter-nya, @faisalassegaf, dikutip pada Sabtu (9/10/2021).

Dia mengatakan, jika PBNU masih dipimpin basis Jawa Timur dan Jawa Tengah, maka semakin menegaskan NU sebagai ormas nepotisme berbasis kuantitas dan history alias ‘tempurung lokal’ dengan kemasan nasional.

“Klaim kebhinekaan dan kesetaraan yang diperjuangkan NU cuma omong kosong, hanya andalkan hegemoni bani Gus Dur dll,” kata Faisal Assegaf

Lebih dari itu, dia menilai bahwa NU harus mengambil ketua umum dari luar Jawa. Agar kepemimpinan NU tidak hanya berputar pada basis Jateng dan Jatim.

“Sudah saatnya Ketum PBNU dari luar Jawa, keluar dari ‘tempurung NU’ yang membosankan. Misal figur dari Aceh, Papua, Maluku, Makasar atau NTB. Biar menyegarkan dan bukti bahwa kepemimpinan NU tidak berputar-putar atas klaim anak cucu kiyai dan pendiri NU yang berbasis di Jatim dan Jateng,” tuturnya. (fin).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *